5 Komponen Biaya Kepemilikan dan Keuntungan Pajak Mobil Hybrid sebagai Mobil Dinas Direksi

person Content Manager
•
calendar_today 02 October 2026
•
schedule 4 min read
•
visibility 143 views
5 Komponen Biaya Kepemilikan dan Keuntungan Pajak Mobil Hybrid sebagai Mobil Dinas Direksi


Insentif PPnBM ditanggung pemerintah sebesar 3 persen untuk mobil hybrid hanya berlaku pada masa pajak Januari hingga Desember 2025. Sementara itu, skema insentif kendaraan elektrifikasi yang dibahas pemerintah untuk 2026 diarahkan ke mobil listrik murni. Karena itu, perhitungan biaya mobil dinas direksi pada 2026 perlu bertumpu pada biaya operasional dan perlakuan pajak perusahaan, bukan potongan pajak pembelian. 

Ada lima komponen yang perlu diperiksa sebelum membeli mobil untuk Direksi. Lima komponen tersebut adalah harga perolehan dan pajak kendaraan, konsumsi energi, biaya servis berkala, penyusutan nilai aset, serta perlakuan pajak bagi perusahaan. Urutan ini memberi gambaran dari biaya awal hingga pencatatan fiskal. Dengan memeriksa setiap komponen, perusahaan dapat menyusun perkiraan biaya yang lebih menyeluruh sebelum menetapkan kendaraan dinas. Berikut ulasannya. 

1. Harga Perolehan dan Pajak Kendaraan

Harga perolehan menjadi komponen terbesar dalam hitungan awal. Palisade Hybrid varian Signature dibanderol Rp1.134.000.000 OTR Jakarta, sedangkan Calligraphy dan Calligraphy AWD berada di kisaran Rp1,3 miliar sampai Rp1,4 miliar. Selisih antara trim perlu diperhitungkan sejak awal karena harga perolehan menjadi dasar penyusutan aset. Komponen BBN dalam harga OTR tidak mengikat, sehingga selisih BBN saat penerbitan STNK menjadi beban pembeli menurut ketentuan dealer resmi.

Pajak kepemilikan mengikuti UU Nomor 1 Tahun 2022, dengan batas tarif maksimal PKB kepemilikan pertama 1,2 persen dan BBNKB 12 persen. Jakarta memakai batas lebih tinggi, yakni PKB 2 persen dan BBNKB 20 persen. Angka tersebut bukan tarif final karena tiap daerah menetapkan tarifnya sendiri, dan sebagian daerah menambahkan opsen yang tidak berlaku di Jakarta. Insentif PPnBM hybrid 3 persen hanya menyasar produksi dalam negeri peserta program Kemenperin, sementara Palisade Hybrid belum dibuat di Indonesia.

2. Konsumsi Energi Dibanding Mobil Bensin

Mobil bensin konvensional tetap menyalakan mesin ketika berhenti di kemacetan, sehingga bahan bakar terpakai tanpa menambah jarak. Pada Palisade Hybrid, mesin bensin mati secara otomatis saat berhenti dan kendaraan tetap siap melaju dengan motor listrik. Motor listrik 54 kW dengan torsi 264 Nm mengambil alih pada kecepatan rendah. Energinya berasal dari baterai 1,65 kWh yang tidak perlu diisi dari luar.

Laman resmi Hyundai mencantumkan jangkauan 1.015 km dalam satu tangki penuh. Dengan kapasitas tangki 71 liter, angka tersebut setara sekitar 14 km per liter. Data global Hyundai menyebut konsumsi 14,1 km per liter, atau sekitar 45 persen lebih hemat dibanding Palisade generasi sebelumnya. Namun, angka ini merupakan klaim pabrikan. Hyundai Motors Indonesia belum merilis klaim konsumsi tersendiri, sehingga angka tersebut sebaiknya menjadi acuan awal.

3. Biaya Servis Berkala

Setelah masa servis gratis berakhir, biaya perbaikan mobil hybrid berada di antara mobil bensin dan mobil listrik murni. Perbaikannya lebih mahal daripada mobil konvensional, tetapi lebih murah daripada mobil listrik penuh. 

Sebagai contoh, palisade Hybrid mendapat gratis servis berkala selama 3+1 tahun atau 60.000 km. Dengan program ini, biaya perawatan rutin pada tahun-tahun awal tidak perlu masuk ke anggaran operasional perusahaan. 

4. Penyusutan Nilai Aset

Nilai jual kembali menentukan sisa nilai aset yang tercatat di neraca perusahaan. Depresiasi mobil hybrid usia lima tahun turun pada 2026. Kendati demikian, tren ini tidak bisa langsung dijadikan patokan bagi perusahaan di Indonesia. Hal ini karena Pasar mobil bekas Indonesia memiliki karakter sendiri. 

5. Perlakuan Pajak bagi Perusahaan

Kendaraan roda empat perusahaan disusutkan secara fiskal dalam kelompok II dengan masa manfaat delapan tahun. Tarifnya 12,5 persen per tahun untuk metode garis lurus atau 25 persen untuk saldo menurun. Sebagai ilustrasi, dengan metode garis lurus, biaya perolehan Rp1.134.000.000 menghasilkan penyusutan sekitar Rp141,75 juta per tahun. Perhitungan ini dapat membantu perusahaan memperkirakan nilai penyusutan dalam pencatatan fiskal.

Rekomendasi mobil: Hyundai THE ALL-NEW PALISADE

Palisade Hybrid tersedia dalam tiga trim, yaitu Signature, Calligraphy, dan Calligraphy AWD. Ketiganya menggunakan mesin Smartstream 2.5 Turbo Hybrid 2.497 cc, dengan tenaga gabungan 334 PS dan torsi 460 Nm. Kabinnya memiliki tujuh tempat duduk dengan captain seat. Port USB-C 100 W juga tersedia agar penumpang dapat mengisi daya perangkat selama perjalanan.

Paket kepemilikan resmi mencakup garansi kendaraan 3+1 tahun atau 100.000 km, gratis servis berkala 3+1 tahun atau 60.000 km, serta garansi baterai hybrid 8 tahun atau 160.000 km. Hyundai SmartSense menyertakan Forward Collision-Avoidance Assist, Blind-Spot View Monitor, dan Smart Cruise Control. Fitur-fitur tersebut menjadi bagian dari perlindungan bagi pengemudi dan penumpang.

Temukan Trim yang paling sesuai

Setelah kelima komponen biaya diperiksa, langkah berikutnya adalah mencocokkan trim dengan kebutuhan pemakaian direksi. Signature seharga Rp1.134.000.000 OTR Jakarta memakai velg 20 inci, LED projector headlamps, Panoramic Curved Display, dan sunroof. Calligraphy serta Calligraphy AWD menggunakan velg 21 inci, Ergo Motion Seat, dan Premium Relaxation Mode. Calligraphy AWD menambahkan penggerak semua roda dengan Multi Terrain Mode. Harga OTR dapat berbeda antarwilayah dan berubah sewaktu-waktu.

 

Biaya kepemilikan mobil dinas mencakup harga perolehan dan pajak, konsumsi energi, servis berkala, penyusutan nilai aset, serta perlakuan pajak perusahaan. Pada 2026, insentif PPnBM hybrid tidak lagi menjadi pegangan, sehingga pertimbangan penghematan bertumpu pada konsumsi bahan bakar dan biaya perawatan. Sebelum angka penyusutan dan pembebanan fiskal dimasukkan ke laporan keuangan, perusahaan sebaiknya mengonfirmasikannya kepada konsultan pajak.


Share this article:

C
Written by

Content Manager

email content@grapadi.com

Related Articles

Subscribe to Our Newsletter

Dapatkan insights dan research terbaru langsung ke inbox Anda.